Senin, 13 Januari 2025

Menentukan Jobsheet 3 Mengkonfigurasi Routing pada Perangkat Jaringan dalam Satu Autonomous System

Nama : Satria Kukuh Iman

No       : 35

Kelas   : XI TJKT 2

Jobsheet 3: Mengkonfigurasi Routing pada Perangkat Jaringan dalam Satu Autonomous System

1. Judul

Mengkonfigurasi Routing pada Perangkat Jaringan dalam Satu Autonomous System

2. Latar Belakang

Routing dalam satu Autonomous System (AS) memungkinkan perangkat jaringan saling berkomunikasi secara efisien dengan menggunakan routing protocol interior seperti RIP, OSPF, atau EIGRP. Penggunaan routing protocol ini membantu dalam menentukan jalur terbaik untuk mengirimkan data antar jaringan dalam satu domain.

3. Tujuan Praktek

• Peserta memahami konsep routing dalam satu Autonomous System.

• Peserta mampu mengonfigurasi routing protocol seperti OSPF atau RIP.

• Peserta dapat menguji konektivitas antar jaringan dalam satu AS.

4. K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja)

• Pastikan perangkat router dan switch dalam kondisi baik sebelum digunakan.

• Hindari menyentuh kabel atau port dengan tangan basah.

• Pastikan koneksi listrik stabil untuk mencegah kerusakan perangkat.

5. Alat dan Bahan

- Router (minimal 2 unit).

- Switch (jika diperlukan).

- Kabel jaringan (UTP Cat5e atau Cat6).

- Laptop/komputer untuk konfigurasi (dengan terminal emulator seperti PuTTY).

- Topologi jaringan yang akan digunakan.

6. Langkah Kerja

1. Persiapan:

• Siapkan perangkat jaringan sesuai topologi yang direncanakan.

• Sambungkan perangkat menggunakan kabel jaringan sesuai skenario.

2. Konfigurasi IP Address:

• Masuk ke router dan tetapkan IP address pada setiap interface:

Router>enable

Router#configure terminal

Router(config)#interface GigabitEthernet0/0

Router(config-if)#ip address 192.168.1.1 255.255.255.0

Router(config-if)#no shutdown

Router(config-if)#exit

3. Konfigurasi Routing Protocol (contoh: RIP):

• Aktifkan routing protocol pada router:

Router(config)#router rip

Router(config-router)#version 2

Router(config-router)#network 192.168.1.0

Router(config-router)#network 192.168.2.0

Router(config-router)#exit

4. Simpan Konfigurasi:

• Simpan konfigurasi untuk mencegah kehilangan saat perangkat direstart:

Router#write memory

5. Uji Konektivitas:

- Gunakan perintah ping untuk menguji konektivitas antar perangkat di jaringan.

7. Pengujian/Kesimpulan

• Pengujian:

- Uji koneksi antar jaringan dalam satu Autonomous System menggunakan perintah ping.

- Pastikan data dapat dikirim dan diterima tanpa gangguan.

• Kesimpulan:

- Jelaskan hasil pengujian, seperti apakah konektivitas berhasil atau terdapat kendala.

- Sertakan pembelajaran yang didapatkan dari proses konfigurasi ini.

Menentukan Jobsheet 2 mengkonfigurasi switch pada jaringan

Nama : Satria Kukuh Iman

No       : 35

Kelas   : XI TJKT 2

Jobsheet 2: Mengkonfigurasi Switch pada Jaringan


1. Judul

Mengkonfigurasi Switch pada Jaringan

2. Latar Belakang

Switch adalah perangkat utama dalam jaringan lokal (LAN) yang bertugas untuk menghubungkan perangkat-perangkat dalam satu jaringan. Agar switch dapat bekerja optimal, konfigurasi dasar perlu dilakukan. Salah satu konfigurasi yang sering dilakukan adalah pengaturan VLAN (Virtual Local Area Network), yang bertujuan untuk memisahkan jaringan secara logis dalam satu perangkat fisik.

3. Tujuan Praktek

• Peserta mampu melakukan konfigurasi dasar pada switch.

• Peserta memahami cara membuat dan mengelola VLAN pada switch.

• Peserta dapat menguji konektivitas antar perangkat dalam jaringan yang telah dikonfigurasi.

4. K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja)

• Gunakan perangkat dengan tegangan listrik yang stabil untuk menghindari kerusakan perangkat.

• Hindari menyentuh bagian kabel atau port dengan tangan basah.

• Pastikan kabel yang digunakan sesuai dengan standar dan tidak rusak.

5. Alat dan Bahan

• Switch (manageable).

• Kabel jaringan (UTP Cat5e atau Cat6).

• Laptop/komputer untuk konfigurasi (dengan terminal emulator seperti PuTTY).

• Console cable (untuk koneksi ke switch).

6. Langkah Kerja

1. Persiapan:

- Pastikan semua alat dan bahan tersedia.

- Hubungkan laptop ke switch menggunakan console cable.

2. Masuk ke Mode Konfigurasi Switch:

- Buka terminal emulator pada laptop (misalnya, PuTTY).

- Masukkan credential untuk akses ke switch.

3. Konfigurasi Dasar:

• Atur hostname switch:

Switch>enable

Switch#configure terminal

Switch(config)#hostname Switch1

• Atur password untuk akses:

Switch1(config)#enable password cisco123

Switch1(config)#line console 0

Switch1(config-line)#password cisco123

Switch1(config-line)#login

4. Konfigurasi VLAN:

• Buat VLAN baru:

Switch1(config)#vlan 10

Switch1(config-vlan)#name VLAN_Siswa

Switch1(config-vlan)#exit

• Tetapkan VLAN ke port tertentu:

Switch1(config)#interface FastEthernet0/1

Switch1(config-if)#switchport mode access

Switch1(config-if)#switchport access vlan 10

Switch1(config-if)#exit

5. Simpan Konfigurasi:

• Simpan konfigurasi untuk mencegah kehilangan saat reboot:

Switch1#write memory

7. Pengujian/Kesimpulan

• Pengujian:

- Sambungkan perangkat ke port yang sudah diatur VLAN.

- Uji konektivitas antar perangkat menggunakan perintah ping.

• Kesimpulan:

Tulis hasil pengujian. Jelaskan apakah perangkat berhasil terhubung melalui VLAN yang dikonfigurasi.

Sertakan pembelajaran yang didapatkan dari konfigurasi ini.

Menentukan Jobsheet 1

Nama : Satria Kukuh Iman
No       : 35
Kelas  : XI TJKT 2


Jobsheet 1: Menentukan Spesifikasi Perangkat Jaringan

1. Judul

Menentukan Spesifikasi Perangkat Jaringan

2. Latar Belakang

Dalam membangun jaringan, pemilihan perangkat yang sesuai menjadi salah satu faktor penting untuk memastikan kinerja jaringan yang optimal. Setiap perangkat jaringan, seperti switch, router, dan access point, memiliki spesifikasi yang harus disesuaikan dengan kebutuhan. Dengan menentukan spesifikasi perangkat secara tepat, jaringan dapat bekerja lebih efektif dan efisien.

3. Tujuan Praktek

• Peserta dapat memahami kebutuhan jaringan berdasarkan skenario yang diberikan.

• Peserta mampu menentukan spesifikasi perangkat jaringan yang sesuai dengan kebutuhan.

• Peserta dapat membandingkan perangkat berdasarkan spesifikasi teknisnya.


4. K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja)

• Pastikan perangkat komputer dan listrik dalam kondisi baik dan aman.

• Hindari lingkungan yang lembab untuk menghindari risiko korsleting.

• Gunakan perangkat elektronik sesuai prosedur untuk mencegah kerusakan.


5. Alat dan Bahan

• Laptop/komputer.

• Software simulasi jaringan (contoh: Cisco Packet Tracer).

• Datasheet perangkat jaringan (switch, router, access point).

• Koneksi internet untuk riset spesifikasi perangkat.

6. Langkah Kerja

• Persiapan:

- Siapkan laptop dan jalankan software simulasi jaringan.

- Kumpulkan skenario kebutuhan jaringan (misalnya jumlah pengguna, kecepatan jaringan yang dibutuhkan).

• Penentuan Kebutuhan Jaringan:

- Analisis kebutuhan jaringan berdasarkan jumlah pengguna, tipe perangkat yang digunakan, dan skala jaringan.

- Tentukan jenis perangkat yang dibutuhkan (switch, router, access point).

• Riset Spesifikasi Perangkat:

- Cari datasheet perangkat jaringan dari berbagai vendor. 

- Bandingkan spesifikasi teknis seperti kecepatan port, kapasitas, dan fitur tambahan (VLAN, QoS, dsb.).

• Pembuatan Laporan:

Buat tabel perbandingan perangkat berdasarkan spesifikasi dan pilih perangkat yang paling sesuai.

7. Pengujian/Kesimpulan

- Evaluasi hasil dengan memastikan perangkat yang dipilih dapat memenuhi kebutuhan jaringan.

- Kesimpulan mencakup alasan pemilihan perangkat tertentu berdasarkan skenario yang diberikan.

Senin, 06 Januari 2025

Review Tugas 2024

Nama : Satria Kukuh Iman

No       : 35

Kelas  : XI TJKT 2


Review Tugas 2024


Pertemuan Pertama :

1. Deskripsi Tugas : Membuat Contoh Jobsheet 2 VLAN SIMULASI Konfigurasi Switch

2. Apa yang dikerjakan : Sudah dikerjakan menggunakan Document

3. Apa yang belum dipahami : Kesulitan dalam konfigurasi VLAN Switch


Pertemuan Kedua : 

1. Deskripsi Tugas : Membuat spesifikasi, gambar, fitur, kelebihan dan kelemahan serta cara setting dari macam - macam Network Device minimal 5 

2. Apa yang dikerjakan : Sudah dikerjakan menggunakan Blogspot

3. Apa yang belum dipahami : -


Pertemuan Ketiga : 

1. Deskripsi Tugas : Membuat artikel sederhana "Mikrotik Fundamental" Pengertian dasar tentang mikrotik beserta gambar dan alatnya. 

2. Apa yang dikerjakan : mengerjakan tugas pengertian dan dasar MikroTik di blogspot 

3. Apa yang belum dipahami : -


Pertemuan Ke-4

1. Deskripsi Tugas : tugas kelompok membuat video tutorial tentang pembuatan topologi sederhana dan cara setting client dan server

2. Apa yang dikerjakan : 

• membuat kelompok

• pemilihan materi

• pembuatan video tutorial

• uggah video

3. Apa yang belum dipahami :


Pertemuan Ke-5

1. Deskripsi Tugas : Tugas ini meminta kami untuk membuat topologi jaringan sederhana untuk gedung perkantoran 

2. Apa yang Dikerjakan : Kami menggambarkan jaringan menggunakan Cisco Packet Tracer.

3. Apa yang Belum Dipahami : Pada awalnya, kami kesulitan memahami konfigurasi VLAN untuk membagi jaringan secara logis. Ada sedikit kendala dalam memahami pengaturan server DHCP pada router karena kurang terbiasa dengan CLI.


Pertemuan ke-6

1. Deskripai Tugas : mengoreksi jawaban STS Ganjil dan memberi poin bisa benar dan menyalahkan yang salah

2. Apa yang dikerjakan : menyalahkan yang salah dan memberi poin jawaban yang benar

3. Apa yang belum dipahami : -


Pertemuan ke-7

1. Deskripsi tugas : Mencari contoh Jobsheet dengan model bebas 

2. Apa yang dikerjakan : memberikan review Jobsheet dan dikerjakan di blogspot

3. Apa yang belum dipahami : 


Pertemuan ke-8

1. Deskripsi Tugas : mempelajari ulang soal UKK paket 11.02/network admin

2. Apa yang dikerjakan : mempraktekkan jalan soal UKK

3. Apa yang belum dipahami : -


Pertemuan ke-9

1. Deskripsi tugas : membuat Jobsheet tata cara diagnosa WAN menggunakan MikroTik

2. Apa yang dikerjakan : mendiagnosa jaringan Wan menggunakan MikroTik 

3. Apa yang belum dipahami : -


Pertemuan ke-10

1. Deskripsi tugas : mempelajari mengenai Jobsheet

2. Apa yang dikerjakan : mempelajari manfaat, evaluasi, syarat penyusunan Jobsheet, dan susunannya

3. Apa yang belum dipahami :


Pertemuan ke-11

1. Deskripsi tugas : mengerjakan 5 soal 



2. Apa yang dikerjakan : mengerjakan 5 soal menggunakan libre kemudian dijadikan pdf lalu dikirim ke email pengajar

3. Apa yang belum dipahami : -

Kamis, 21 November 2024

Tugas PKWU

Nama : Satria Kukuh Iman
No       : 35
Kelas  : XI TIKET 2

TUGAS PKWU TANGGAL 22/11/24

Soal

1. Jelaskan langkah-langkah yang diperlukan untuk memulai usaha di bidang layanan 
administrator jaringan! Sertakan faktor apa saja yang perlu dipertimbangkan sebelum 
memulai usaha tersebut.

2. Sebuah perusahaan kecil membutuhkan layanan administrator jaringan untuk mengelola 
infrastruktur jaringan mereka. Jelaskan bagaimana Anda merancang proposal bisnis yang 
menarik bagi perusahaan tersebut, termasuk produk atau layanan apa saja yang dapat 
ditawarkan!

3. Analisislah peluang dan tantangan dalam menjalankan bisnis layanan administrator jaringan 
di era digital saat ini! Berikan contoh konkret untuk mendukung analisis Anda.

4. Buatlah skema sederhana rencana anggaran biaya (RAB) untuk memulai usaha layanan 
administrator jaringan, termasuk kebutuhan alat, perangkat lunak, dan operasional awal!

5. Jelaskan bagaimana Anda akan memasarkan layanan administrator jaringan kepada 
pelanggan potensial, seperti perusahaan kecil atau sekolah. Sebutkan strategi yang relevan 
dengan kondisi pasar saat ini!

6. Salah satu klien Anda mengalami masalah keamanan jaringan. Sebagai seorang administrator 
jaringan, bagaimana Anda akan menawarkan solusi sekaligus menambahkan nilai bisnis pada 
layanan Anda?

7. Dalam usaha layanan administrator jaringan, kualitas layanan sangat penting untuk 
mempertahankan pelanggan. Jelaskan strategi yang bisa dilakukan untuk menjaga kualitas 
layanan dan meningkatkan kepercayaan pelanggan!

8. Jelaskan bagaimana analisis SWOT dapat membantu seorang calon wirausaha di bidang 
network administrator dalam merancang strategi bisnis yang efektif!

9. Identifikasi dan berikan contoh: satu kekuatan (strength), satu kelemahan (weakness), satu 
peluang (opportunity), dan satu ancaman (threat) yang mungkin dihadapi oleh seorang 
wirausaha layanan administrator jaringan.

10. Seorang wirausaha di bidang network administrator menemukan bahwa salah satu 
kelemahannya adalah kurangnya tim pemasaran yang kuat. Bagaimana strategi yang dapat 
dilakukan untuk mengubah kelemahan tersebut menjadi peluang bagi usahanya?

Jawaban

1. Langkah-Langkah Memulai Usaha Layanan Administrator Jaringan

Langkah-Langkah :

Riset Pasar : Identifikasi kebutuhan layanan jaringan di wilayah target.
Pendidikan dan Sertifikasi : Pastikan memiliki pengetahuan dan sertifikasi di bidang jaringan (CCNA, CompTIA Network+, dsb.).
Rencana Bisnis : Buat rencana bisnis mencakup target pasar, jenis layanan, strategi pemasaran, dan analisis keuangan.
Modal : Tentukan kebutuhan modal untuk perangkat keras, perangkat lunak, dan operasional awal.
Legalitas : Daftarkan usaha, dapatkan izin usaha, dan persiapkan kontrak layanan standar.
Pemasaran : Bangun portofolio dan jaringan profesional untuk memperkenalkan layanan.

Faktor yang Dipertimbangkan :

Kebutuhan Pasar : Apakah ada kebutuhan akan layanan administrator jaringan?
Kompetisi : Evaluasi kompetitor di wilayah target.
Biaya Operasional : Hitung biaya untuk peralatan, karyawan, dan promosi.
Teknologi : Pastikan penggunaan teknologi terbaru sesuai standar industri.

2. Merancang Proposal Bisnis untuk Perusahaan Kecil

Isi Proposal :

Pendahuluan : Jelaskan tujuan layanan, profil perusahaan, dan keunggulan kompetitif.

Layanan yang Ditawarkan :

• Desain dan instalasi jaringan.
• Pemeliharaan jaringan.
• Solusi keamanan (firewall, anti-malware).
• Monitoring jaringan 24/7.

Keuntungan Bagi Klien : Efisiensi, pengurangan downtime, dan keamanan data.
Estimasi Biaya : Tampilkan rincian harga yang • kompetitif dengan paket layanan.
Portofolio : Tambahkan testimoni atau proyek sebelumnya.
Strategi : Sertakan demo gratis atau uji coba layanan untuk membangun kepercayaan.

3. Peluang dan Tantangan Bisnis di Era Digital

Peluang :

Kebutuhan Teknologi : 
Transformasi digital membuat perusahaan bergantung pada jaringan yang stabil.

Jaringan IoT : 
Pertumbuhan perangkat IoT meningkatkan permintaan akan layanan jaringan.

Tantangan:
• Kompetisi Tinggi : Banyak pemain besar yang mendominasi pasar.
• Keamanan Cyber : Ancaman serangan siber membutuhkan kemampuan terus diperbarui.

Contoh : Startup fintech membutuhkan jaringan yang aman untuk melindungi data transaksi.

4. Skema Rencana Anggaran Biaya (RAB)

Perangkat Keras (Router, Switch, dll.) : 5 unit - Rp20.000.000
Perangkat Lunak (Lisensi Tools Monitoring) : 3 lisensi - Rp10.000.000
Pengadaan Server : 1 unit - Rp15.000.000
Biaya Pelatihan/Staf : Rp5.000.000
Biaya Operasional (Listrik, Internet): 3 bulan - Rp6.000.000
Total Biaya : Rp56.000.000

5. Strategi Pemasaran

Online Marketing : Gunakan media sosial, website, dan platform iklan untuk menjangkau target pasar.
Networking : Bangun hubungan dengan komunitas bisnis lokal, seperti UMKM dan sekolah.
Testimoni Klien : Publikasikan keberhasilan proyek sebelumnya.
Promosi Paket Layanan : Tawarkan diskon untuk paket bundling (misal instalasi + pemeliharaan).
Konten Edukasi : Buat webinar atau artikel tentang pentingnya keamanan jaringan.

6. Solusi untuk Masalah Keamanan Jaringan

Penawaran Solusi :
Audit keamanan jaringan untuk mengidentifikasi celah.
Instalasi firewall dan IDS/IPS.
Pelatihan keamanan bagi karyawan klien.

Nilai Tambah :
Layanan pemantauan 24/7.
Rekomendasi pembaruan sistem secara berkala.

7. Strategi Menjaga Kualitas Layanan

Monitoring Proaktif : Gunakan alat otomatis untuk mendeteksi masalah sebelum terjadi.
Respons Cepat : Berikan SLA (Service Level Agreement) yang menjamin respons dalam waktu tertentu.
Feedback Pelanggan : Rutin kumpulkan umpan balik untuk perbaikan layanan.
• Pembelajaran Berkelanjutan : Selalu perbarui kemampuan teknis sesuai perkembangan teknologi.

8. Analisis SWOT untuk Strategi Bisnis

- Kekuatan (Strength) : Keahlian teknis yang tinggi.
- Kelemahan (Weakness) : Kurangnya jaringan pemasaran.
- Peluang (Opportunity) : Peningkatan kebutuhan akan keamanan siber.
- Ancaman (Threat) : Persaingan harga dari perusahaan besar.
- Manfaat SWOT : Membantu menentukan prioritas strategi bisnis berdasarkan kondisi internal dan eksternal.

9. Contoh SWOT untuk Wirausaha Jaringan

Kekuatan : Layanan personal dan fleksibel.
Kelemahan : Modal terbatas untuk investasi perangkat keras.
Peluang : Kebutuhan layanan outsourcing oleh UMKM.
Ancaman : Teknologi cepat usang.

10. Mengubah Kelemahan Menjadi Peluang

Strategi :
• Bangun kolaborasi dengan agensi pemasaran.
• Gunakan platform freelance untuk mendapatkan klien baru.
• Buat program referral pelanggan untuk meningkatkan basis klien.
Hasil : Kelemahan pemasaran internal dapat diatasi dengan memperluas jaringan secara kreatif.

Senin, 04 November 2024

Tata cara Diagnosa WAN menggunakan MikroTik

Nama : Satria Kukuh Iman

No      : 35

Kelas  : XI TJKT 2


Jobsheet: Tata Cara Diagnosa WAN Menggunakan MikroTik

Tujuan : Peserta didik dapat melakukan diagnosa dasar terhadap koneksi Wide Area Network (WAN) pada perangkat MikroTik untuk mengetahui kondisi koneksi dan mengidentifikasi potensi masalah.

Alat dan Bahan:

1. Router MikroTik yang sudah dikonfigurasi dan terhubung ke jaringan WAN.

2. Akses ke Winbox atau Terminal MikroTik untuk melakukan pengujian.

3. Koneksi internet untuk melakukan tes jaringan.

Langkah-Langkah Diagnosa WAN Menggunakan MikroTik:

1. Persiapan dan Login ke Router MikroTik

• Buka aplikasi Winbox dan login ke router MikroTik menggunakan IP Address, username, dan password.

• Atau, login menggunakan terminal melalui SSH atau Telnet jika Winbox tidak tersedia.

2. Cek Koneksi ke Gateway WAN

• Masuk ke Terminal MikroTik.

• Jalankan perintah berikut untuk memeriksa apakah router dapat mencapai gateway WAN:

ping [IP Gateway]

> Catatan: IP Gateway adalah IP yang diberikan oleh ISP atau IP pada perangkat router yang menjadi penghubung ke jaringan WAN.

• Jika hasil ping menunjukkan Reply dengan waktu respons stabil, artinya router terhubung dengan gateway WAN.

• Jika tidak ada respons, ada kemungkinan masalah pada koneksi fisik atau konfigurasi IP.

3. Cek Koneksi ke Internet (Ping ke DNS)

• Ping ke alamat DNS umum seperti 8.8.8.8 atau 1.1.1.1 untuk memastikan koneksi internet:

ping 8.8.8.8

• Jika router mendapatkan reply dengan respons yang stabil, maka koneksi ke internet aktif.

• Jika tidak ada respons, cek konfigurasi IP publik, routing, atau masalah dari ISP.

4. Uji Koneksi Menggunakan Perintah traceroute

• Gunakan Traceroute untuk melihat jalur koneksi ke server tertentu (misalnya google.com):

/tool traceroute address=google.com

• Hasil traceroute akan menunjukkan hop (lompatan) pada jaringan antara router MikroTik dan server tujuan.

• Jika terdapat hop yang memakan waktu lama atau gagal, hal tersebut dapat menunjukkan lokasi potensi masalah.

5. Cek Statistik Lalu Lintas Interface WAN

• Masuk ke Interface pada Winbox.

• Pilih interface WAN (biasanya bernama ether1 atau sesuai nama yang telah diatur).

• Periksa Traffic dan Status interface tersebut.

• Pastikan tidak ada error, packet drop, atau collisions yang tinggi. Ini bisa menjadi tanda masalah koneksi fisik.

6. Cek Log untuk Mendapatkan Informasi Koneksi

• Buka Log untuk melihat apakah ada pesan error atau peringatan terkait koneksi WAN.

•Pada Winbox, buka Log di menu sebelah kiri.

• Pesan terkait DHCP (jika menggunakan DHCP dari ISP), perubahan status interface, atau kegagalan koneksi dapat ditemukan di sini.

7. Uji DNS dengan nslookup

• Gunakan nslookup untuk memastikan DNS server berfungsi dengan baik:

/tool dns-update

• Anda juga bisa menguji alamat DNS spesifik. Contoh untuk menguji google.com:

/tool fetch url="http://google.com"

• Jika hasil DNS menunjukkan “timeout” atau error, coba periksa konfigurasi DNS di menu IP > DNS dan pastikan router terhubung ke DNS yang valid.

8. Tes Bandwidth WAN

• Buka Tools > Bandwidth Test pada Winbox untuk mengukur kecepatan koneksi.

• Masukkan IP Address tujuan (server tujuan pengujian, misalnya server ISP atau jaringan internal) dan jalankan pengujian.

• Hasil pengujian akan menunjukkan kecepatan download dan upload, yang bisa digunakan untuk menilai apakah koneksi sesuai dengan paket yang disediakan ISP.

kesimpulan: Setelah mengikuti langkah-langkah di atas, diagnosa koneksi WAN pada router MikroTik telah dilakukan dengan mengidentifikasi alur koneksi, memeriksa log, melakukan tes koneksi, dan mengukur bandwidth. Jika terdapat masalah pada salah satu langkah, maka bisa dilakukan tindakan perbaikan sesuai dengan hasil diagnosa tersebut.



Selasa, 22 Oktober 2024

Konfigurasi PPPoE MikroTik RouterBoard

Nama : Satria Kukuh Iman
No      : 35
Kelas  : XI TJKT 2



Konfigurasi PPPoE MikroTik RouterBoard


Topologi dan instalasi yang digunakan : 





Cara Konfigurasi : 

1. Tambahkan DHCP-Client dengan EtH yg tersambung internet : 


2. Tambakan Firewall NAT : 


3. Selanjutnya Tambahkan Bridge di Bridge : 


4. Kemudian tambahkan Port Bridge eth2 dan eth3 : 


5. Setelah itu Tambahkan PPP Secret di PPP>Secret kemudian konfigurasi seperti gambar dibawah : 


6. Langkah berikutnya tambahkan PPPoE Server ubah pada interface dan beri nama service name : 


Pengetesan : 

1. Konfigurasi new terminal seperti gambar dibawah. Untuk sudo pppoeconf masukkan Siswa1 dan siswa2, yes hingga selesai. 

PC 1 : 



PC 2 : 



Pengecekan : 

1. Apabila sudah tersambung maka akan muncul di activity PPPoE. 



Daftar Pustaka : 

Dynamic NAT (Many-to-Many)

Nama : Satria Kukuh Iman Kelas : XI TJKT 2 Absen : 35 Dynamic NAT (Many-to-Many) Teori Dasar : Teori Dasar Dynamic NAT : NAT Dynamic adalah ...